Meet the New ISACA Indonesia Chapter’s SheLeadsTech Director from Cisometric
Cisometric is proud to share a double milestone from one of our own cyber experts: Ika Apriyanti Muiz, our Head of IT GRC Consultant, has of...
Oleh Patricia A. Pramono • Studio 1080, Diterbitkan pada Agustus 24, 2026
Cybersecurity sering kali dibahas dari sisi teknologi, mulai dari sistem yang lebih kuat, kemampuan deteksi yang lebih baik, otomatisasi yang lebih cerdas, hingga security tools yang semakin canggih. Namun, di balik setiap teknologi tersebut, ada satu elemen yang sama pentingnya, yaitu orang-orang yang memahami cara menggunakannya, menilai risiko, merespons insiden, dan mengambil keputusan keamanan yang tepat.
Seiring dengan lingkungan digital yang menjadi semakin kompleks, para profesional cybersecurity tidak cukup hanya memahami konsep teknis. Mereka juga membutuhkan pengalaman praktis, kemampuan berpikir kritis, kemampuan komunikasi, serta kemampuan untuk menerapkan pengetahuan ketika menghadapi situasi insiden siber di dunia nyata.
Kebutuhan ini juga semakin relevan di kawasan Asia Tenggara. World Economic Forum mencatat bahwa network dan cybersecurity termasuk di antara keterampilan yang berkembang pesat, dengan 92% perusahaan di Asia Tenggara memperkirakan bahwa kebutuhan terhadap keterampilan tersebut akan semakin meningkat hingga 2030.
Pada saat yang sama, ISC2 menemukan bahwa organisasi cybersecurity kini tidak hanya memikirkan jumlah tenaga kerja, tetapi juga apakah para profesional memiliki keterampilan yang tepat untuk menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.
Karena itu, mempersiapkan talenta cybersecurity untuk masa depan Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar mengenalkan mereka pada bidang ini. Dibutuhkan juga lingkungan belajar yang terstruktur, tempat pengetahuan teori dapat dihubungkan dengan pengalaman praktis dan arahan dari para profesional yang bekerja langsung di industri.
Inilah yang menjadi dasar dari cybersecurity academy kami, dan perjalanan tersebut akan terus berlanjut melalui Cisometric Academy Batch 5.
Cisometric Academy merupakan inisiatif CSR yang dibentuk untuk mendukung pengembangan generasi profesional cybersecurity di Indonesia. Melalui kerja sama dengan berbagai universitas, program ini memberikan akses kepada mahasiswa terhadap kurikulum cybersecurity, pengalaman belajar melalui praktik, serta mentorship dari para praktisi industri.

Sejak pertama kali diperkenalkan, salah satu tujuan utama Cisometric Academy adalah membantu menjembatani kesenjangan antara pembelajaran teori dan penerapannya secara praktis. Konsep cybersecurity bisa terlihat cukup sederhana ketika dipelajari di ruang kelas, tetapi penerapannya dalam lingkungan nyata membutuhkan tingkat pemahaman yang berbeda.
Cisometric Academy dirancang agar peserta mendapatkan lebih banyak paparan terhadap sisi praktik cybersecurity, sekaligus memperkuat fondasi yang telah mereka dapatkan melalui pembelajaran akademis.
Baca juga: Introducing Cisometric Academy: Shaping Cyber Experts for Indonesia’s Tomorrow
Pertumbuhan digital Indonesia membuka semakin banyak peluang bagi bisnis, institusi, dan masyarakat. Namun, perkembangan ini juga membuat kebutuhan akan kemampuan cybersecurity yang lebih kuat menjadi semakin penting. Teknologi memang dapat membantu organisasi membangun pertahanan yang lebih baik, tetapi efektivitasnya tetap sangat bergantung pada orang-orang yang bertanggung jawab untuk mengelola, mengevaluasi, dan terus meningkatkannya.

Karena itu, pengembangan talenta cybersecurity memiliki hubungan yang erat dengan tingkat kematangan cybersecurity sebuah organisasi. Organisasi membutuhkan profesional yang mampu memahami risiko teknis, mengevaluasi security controls, mengidentifikasi kelemahan keamanan, menyampaikan temuan dengan baik, dan berkontribusi terhadap pengambilan keputusan keamanan yang lebih tepat.
Melalui Cisometric Academy, kami ingin berkontribusi terhadap pengembangan tersebut melalui tiga fokus utama:
memberikan edukasi kepada mahasiswa melalui kurikulum cybersecurity yang relevan
memberikan paparan yang lebih luas terhadap perspektif praktis dari industri
membangun generasi profesional baru yang mampu berkontribusi terhadap masa depan digital Indonesia
Cybersecurity mencakup banyak bidang dengan pendekatan yang berbeda-beda dalam menghadapi tantangan keamanan. Sebagian profesional berfokus pada bagaimana sebuah sistem dapat dikompromikan, sementara yang lain mengevaluasi apakah kontrol, proses, dan praktik keamanan dalam suatu organisasi telah berjalan sebagaimana mestinya.

Pada Cisometric Academy Batch 5, peserta dapat mempelajari cybersecurity melalui dua learning track, yaitu Offensive Security dan Information Security Audit.
Program ini memperkenalkan peserta pada penetration testing dan vulnerability assessment dari perspektif ethical security. Program ini dirancang bagi mahasiswa yang ingin memahami bagaimana kelemahan pada sistem, aplikasi, dan jaringan dapat diidentifikasi serta dievaluasi.
Kurikulum yang akan dipelajari meliputi:
Cybersecurity fundamentals
Introduction to Penetration Testing
Web Application and API Pentesting
Local Privilege Escalation
Pivoting and Tunneling
Documentation and Reporting
Guidance for building a cybersecurity CV
Melalui berbagai topik tersebut, peserta dapat memahami dengan lebih baik bagaimana security testing dilakukan secara sistematis, mulai dari proses mengidentifikasi potensi kelemahan hingga mendokumentasikan temuan secara profesional.
Cybersecurity tidak selalu dimulai dari proses mengidentifikasi serangan. Dalam banyak organisasi, ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting, yaitu apakah security controls, proses, dan sistem manajemen yang dimiliki sudah berjalan sebagaimana mestinya?
Program ini memperkenalkan peserta pada prinsip dan proses dalam mengevaluasi praktik keamanan informasi. Program ini cocok bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada bidang governance, controls, compliance, Information Security Management Systems (ISMS), maupun proses audit.
Kurikulum yang akan dipelajari meliputi:
Introduction to Information Security Audit
Understanding first-, second-, and third-party audits
Implementation of the ISO/IEC 19011 framework
Auditor competencies
Implementation of ISMS audits
Pre-assessment case studies based on real-world scenarios
Individual assessment experience as an auditor
Melalui materi tersebut, peserta tidak hanya mempelajari standar dan framework yang digunakan dalam information security audit, tetapi juga memahami bagaimana seorang auditor melakukan assessment, menyusun temuan, dan mengevaluasi praktik keamanan dalam sebuah organisasi.
Catatan: Security Operations, sebagai program ketiga dalam Cisometric Academy, direncanakan akan tersedia mulai Batch 6.
Baca juga: Inside Cisometric Academy: A Closer Look at the Programs

Cisometric Academy Batch 5 akan memulai rangkaian programnya pada Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan dimulainya kelas pada September 2026.
Berikut timeline program yang telah direncanakan:
Sosialisasi Program: 21 Agustus 2026
Pendaftaran Program: 24–28 Agustus 2026
Pengumuman Peserta yang Terpilih: 31 Agustus 2026
Pendaftaran Kelas: 1–5 September 2026
Kelas Dimulai: 14 September 2026
Cisometric Academy Batch 5 dirancang untuk mahasiswa dan talenta yang ingin mulai membangun karier di bidang cybersecurity, terutama bagi mereka yang ingin mengembangkan pengetahuan melalui pengalaman belajar yang lebih terstruktur dan praktis.

Program ini dapat menjadi pilihan yang relevan bagi:
Mahasiswa yang ingin mulai mempelajari cybersecurity melalui learning path yang lebih terstruktur
Talenta early-career yang tertarik pada information security, audit, atau offensive security
Mahasiswa yang tertarik pada penetration testing dan vulnerability assessment
Mahasiswa yang tertarik pada Information Security Audit, ISMS, governance, controls, dan compliance
Individu yang ingin memahami bagaimana konsep cybersecurity diterapkan dalam lingkungan industri
Calon profesional cybersecurity yang ingin mempersiapkan diri menghadapi tantangan keamanan digital di dunia nyata
Peserta tidak harus sudah mengetahui dengan pasti jalur karier cybersecurity yang ingin mereka ambil. Bagi banyak mahasiswa, program seperti Cisometric Academy juga dapat menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai bidang dan menemukan area cybersecurity yang paling sesuai dengan minat mereka.
Salah satu prinsip utama Cisometric Academy adalah bahwa cybersecurity akan lebih mudah dipahami ketika konsep teori dihubungkan dengan situasi praktis di lapangan. Karena itu, peserta diperkenalkan pada learning path yang terstruktur dengan kombinasi cybersecurity fundamentals, latihan, studi kasus, diskusi, dan arahan dari praktisi.
Sepanjang program, peserta dapat memperoleh paparan praktis terhadap berbagai konsep cybersecurity, materi belajar yang hands-on, mentorship dari praktisi Cisometric, serta kesempatan untuk memahami bagaimana pengetahuan cybersecurity digunakan dalam lingkungan profesional.
Feedback dari peserta Cisometric Academy sebelumnya juga menunjukkan pentingnya pendekatan ini. Peserta dari batch terdahulu menggambarkan proses pembelajarannya sebagai mudah diikuti dan project-based, dengan studi kasus yang membantu mereka memahami konsep cybersecurity yang sebelumnya masih terasa asing.
Baca lebih banyak pengalaman peserta Cisometric Academy: Learning and Growing: Testimonials from Cisometric Academy Students
Profesional cybersecurity yang nantinya akan menjadi bagian dari pertahanan digital Indonesia masih berada dalam tahap belajar hari ini. Mereka sedang mempelajari framework pertama mereka, mencoba melakukan security assessment, menguji aplikasi, menghadapi berbagai skenario audit, dan mulai memahami seberapa luas cakupan bidang cybersecurity.
Memberikan lingkungan belajar yang tepat pada tahap ini dapat memberikan dampak yang berarti terhadap perkembangan mereka.
Cisometric Academy Batch 5 melanjutkan komitmen Cisometric untuk mendukung perjalanan tersebut. Melalui program yang tersedia, peserta memiliki kesempatan untuk memperkuat fondasi cybersecurity sekaligus memperoleh lebih banyak paparan terhadap perspektif praktis dan kebutuhan industri.
Pelajari lebih lanjut mengenai Cisometric Academy.
Pantau terus kanal resmi Cisometric untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Cisometric Academy.
LinkedIn: Cisometric
Instagram: @cisometric
YouTube: @Cisometric
Cisometric is proud to share a double milestone from one of our own cyber experts: Ika Apriyanti Muiz, our Head of IT GRC Consultant, has of...
According to Cisco’s Cybersecurity Readiness Index 2025, only 11% of organizations in Indonesia have achieved a mature level of readiness, a...
We’re proud to announce that Cisometric has officially received the ISO 27001 certification, a globally recognized standard for information...
Cari Artikel Berdasarkan Kategori
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman menjelajah, menganalisis lalu lintas situs, dan menyajikan konten yang relevan. Pilih cookie mana yang Anda izinkan. Kebijakan Privasi